Senin, 09 Desember 2013

ARTIKEL ROHANI IMAN DAN KETAATAN

“Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.” Dan sementara mereka
di tengah jalan mereka menjadi tahir .
Lukas 17:14






Bandingkan Lukas 5:12-16 dengan Lukas 17:11-19. Yesus sama-sama
menyembuhkan orang yang sakit kusta, namun cara yang Yesus lakukan
berbeda. Dalam Lukas 5, Yesus menyembuhkan orang kusta dengan cara
mengulurkan tangan-Nya dan menjamah sehingga orang kusta tsb tahir saat
itu juga. Namun dalam Lukas 17 Yesus tidak menyembuhkan secara langsung.
Sebaliknya Yesus menyuruh orang kusta itu pergi dan memperlihatkan diri
kepada para imam. Ditengah jalan barulah mereka sembuh. Di sinilah
kesepuluh orang kusta itu dituntut tidak hanya “PERCAYA” tapi “TAAT”.
Bagaimana seandainya mereka tidak tidak taat dan tidak pergi kepada para
imam? Mereka pasti tidak akan sembuh.
Percaya harus disertai dengan ketaatan. Iman tanpa ketaatan adalah iman
yang palsu. Iman yang palsu tidak akan mengerjakan apa-apa. Sayangnya
banyak orang Kristen tanpa sadar memiliki iman palsu, yaitu iman yang tidak
disertai dengan ketaatan. Mereka percaya kepada Yesus, tapi disisi lain
mereka tidak mau hidup didalam ketaatan akan Firman Tuhan. Bandingkan
dengan Abraham yang dikenal seabagai Bapak orang percaya. Saat penulis
kitab Ibrani menulis tentang saksi-saksi iman, Abrahamlah tokoh yang paling
banyak diceritakan dibandingkan tokoh-tokoh yang lain (IBRANI 11:8-19).
Mengapa? Iman Abraham memang luar biasa. Tapi ketaatan Abraham juga luar
biasa! Ketika Tuhan meminta kepadanya untuk mempersembahkan Ishak,
Abraham merespon dengan ketaatan mutlak.
Iman harus diekspresikan dengan ketaatan. Karena itu iman dan ketaatan
adalah kesatuan (keterpaduan) yang tidak bisa dipisahkan, seperti mobil
dengan bahan bakar, perangkat elektrik dengan arus listrik, Handphone
dengan sinyal. Jika kita mengabaikan yang satu, maka yang lain menjadi tidak
berarti. Iman tanpa ketaatan adalah dusta. Ketaatan tanpa iman adalah sia-sia.
Bagaimana dengan iman anda? Apakah iman anda kepada Yesus disertai
dengan ketaatan anda kepada Firman-Nya yang tertulis dalam Alkitab?

Iman tanpa ketaatan adalah iman yang palsu, ketaatan tanpa iman adalah sia
sia

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More