Senin, 14 April 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI SENIN 14 APRIL 2014 YAKOBUS 1:2-8

     KESABARAN MENGHASILKAN BUAH YANG MANIS


Pertanyaan Renungan:

1.    Apa nasehat Yakobus terhadap berbagai pencobaan? (ayat 2). Mengapa?

2.    Mengapa kita perlu bertekun? (ayat 4). Apakah yang dibutuhkan untuk bertekun? (ayat 5-6)


3.    Komitmen apakah yang anda buat jika mendua hati?


Pengajaran:



Seseorang menemukan kepompong kupu-kupu. Ketika dilihat dengan seksama, ada lubang kecil yang muncul. Dia duduk dan mengamati perjuangan sang kupu yang memaksa dirinya keluar melewati lubang kecil itu. Tiba-tiba sang kupu berhenti. Sang kupu telah semampunya berusaha keluar tapi dia tak bisa berbuat lebih jauh lagi.  Akhirnya orang tsb memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tsb bisa keluar dengan mudahnya. Namun dia mempunyai tubuh gembung, kecil dan sayap-sayap yang mengkerut. Orang tsb terus mengamati dan berharap sang kupu segera mekar dan mengembang kemudian terbang. Apa yang terjadi? Sang kupu tetap merangkak di tanah dengan tubuh gembung, sayap-sayap yang tetap mengkerut dan tidak bisa tebang.       Orang tsb rupanya tidak mengerti bahwa bahwa keberadaan kepompong sangat dibutuhkan oleh kupu-kupu. Sedang lubang kecil itu adalah jalan dari Tuhan agar sang kupu memaksa keluar cairan dari tubuhnya, dan cairan itu masuk ke sayap-sayapnya sedemikian rupa sehingga dia siap untuk terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong.      Perjuangan (hambatan) adalah hal yang sangat kita perlukan dalam menjalani hidup ini. Jika Tuhan membiarkan hidup ini tanpa perjuangan (hambatan), itu akan melumpuhkan kita (spt kupu-kupu diatas). Kita bisa menjadi tidak sekuat spt yang Tuhan rancangkan. Untuk itulah kita perlu bertekun  dalam proses (tidak patah semangat menghadapi hambatan), untuk menghasilkan hidup yang kuat, indah, manis, berdampak dan menjadi berkat bagi banyak orang.  

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More