Sabtu, 27 September 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI SABTU 27 SEPTEMBER 2014 2 RAJA-RAJA 7:1-20


  MENCERITAKAN KABAR BAIK

Pertanyaan Renungan:

1. Apa reaksi ajudan raja ketika Elisa menyampaikan Firman Tuhan? (@ 2))

2. Apa reaksi empat orang kusta setelah menjumpai kemah orang Aram sunyi
sepi? (@ 9)

Pengajaran:


Semangat untuk menceritakan perbuatan-perbuatan Kristus yang ajaib tidak boleh
kendor. Keselamatan yang kita terima karena pengorbanan Kristus tidak patut kita
simpan untuk diri kita sendiri. Sebaliknya berita keselamatan harus kita bagikan
kepada setiap orang. Kita harus mencontoh apa yang dilakukan empat orang kusta
ketika mereka menemukan harta jarahan yang berlimpah di perkemahan orang
Aram. Mereka tidak menyimpan kabar baik itu untuk mereka sendiri melainkan
mereka menceritakan kabar baik itu kepada orang-orang yang sedang mengalami
kelaparan hebat. Berkat sejati tidak seharusnya kita simpan untuk diri sendiri,
sebaliknya harus kita ceritakan kepada setiap orang. Tahukah sdr, bahwa harihari
ini dunia mengalami kelaparan hebat? Bukan kelaparan jasmani tapi lapar akan
hal-hal yang bersifat rohani. Tak heran kalau sekarang ini muncul beragam aliran
kepercayaan baru untuk memenuhi rasa lapar secara roh tsb. Di Amerika Serikat
muncul beberapa aliran baru seperti New Age Movment. Scientologi, Moralistic
Therapeutic Deism (MTD), bahkan ada agama O (Oprahnisme) yang didirikan Oprah
Winfrey. Gereja Tuhan seharusnya menjawab kebutuhan tsb dengan menceritakan
kabar keselamatan di dalam Kristus Yesus. Gereja tidak boleh lalai memberitakan
injil. Gereja Tuhan tidak boleh dininabobokan kenyamanan, sementara ada jutaan
jiwa yang sedang berjalan menuju kebinasaan. Saya terinspirasi oleh Reinhard
Bonke, penginjil yang dipakai secara luar biasa, melalui semangatnya memberitakan
injil. Beliau berkata, “Saya tidak dapat mendengkur seperti seekor kucing ketika ada jutaan orang menuju kebinasaan setiap hari. Saya ingin mengaum seperti singa! Saya
tidak ingin menjadi jutawan dollar, tetapi jutawan jiwa”. Sungguh sebuah semangat
penginjilan yang perlu kita teladani. Kita semua harus mengambil tanggung jawab
untuk memberitakan Injil Kristus melalui kehidupan kita. Apapun profesi, pekerjaan
dan latar belakang hidup kita. Jadilah alat-alat Tuhan untuk menceritakan kasih
Tuhan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More