Senin, 08 September 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI SENIN 8 SEPTEMBER 2014 KISAH PARA RASUL 3:1-10


   DEMI NAMA YESUS

Pertanyaan Renungan:

1. Demi nama siapa Petrus mengadakan mujizat
kesembuhan atas orang lumpuh? (@ 6)

2. Apa yang terjadi setelah orang lumpuh itu sembuh?
(@ 9-10)

Pengajaran:


Mengapa kita selalu menutup doa kita dengan kalimat
“Demi nama Yesus?”. Dalam berbagai kesempatan kita
melihat bahwa rasul-rasul juga kerap menggunakan
kalimat “Demi nama Yesus” ketika mereka mendoakan
orang sakit atau melakukan mujizat. Saat berhadapan
dengan pengemis yang lumpuh sejak lahirnya, Petrus
berkata, “Demi nama Yesus Kristus orang Nazaret itu
berjalanlah!” Luar biasanya, orang lumpuh tsb bisa
berdiri, berjalan dan melompat-lompat!. Mengapa
kalimat “Demi nama Yesus” sedemikian ajaib? Ada apa
dengan “Demi nama Yesus?”. Jangan salah mengerti,
“Demi nama Yesus” bukan mantra sakti yang bisa
menyulap segala sesuatu. “Demi nama Yesus menjadi
demikian penuh kuasa karena kita berdoa dalam
otoritas dan kewibaan Yesus. Mirip seperti ketika
seorang membacakan titah raja. Maka setiap orang
akan berlutut untuk mendengar dan mentaati titah raja
tsb. Tidak peduli bahwa utusan raja tsb orang yang
sangat sederhana sekalipun, mereka semua akan tetap
mentaati titah raja. “Demi nama Yesus” berarti
kita menghadirkan otoritas, wibawa dan kuasa Yesus.
Itu sebabnya mengapa orang Kristen yang paling
sederhana bisa mengalami banyak mujizat saat mereka
berdoa memakai nama Yesus. Dalam hal ini yang
terpenting adalah apakah kita memiliki relasi dengan
Yesus. Jika kita menggunakan “Demi nama Yesus”
sementara kita sendiri tidak memiliki hubungan dengan
Yesus, maka nama Yesus yang kita ucapkan tidak
memiliki kuasa apa-apa. Anak-anak Skewa juga
memakai “Demi nama Yesus” untuk mengusir roh jahat.
Tapi bukannya roh jahat itu keluar tapi malah mereka
dipermalukan oleh roh jahat itu. Miliki hubungan yang benar dengan Yesus dan
gunakan otoritas dan wibawa-Nya dalam doa-doa kita.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More