Kamis, 06 November 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI KAMIS 6 OKTOBER 2014 FILIPI 1:12–26


   TIGA KEBUTUHAN MANUSIA

Pertanyaan Renungan:

1. Bagaimana cara Paulus menempatkan Yesus dalam hidupnya? (@ 21)

2. Karena Allah memberikan hidup pada Paulus, apa yang harus ia kerjakan
selama hidup di dunia? (@ 22)

Pengajaran:


Apakah kebutuhan terbesar manusia? Dalam teori motivasi Mc Clelland manusia
dikatakan memilik tiga kebutuhan yang akan memotivasinya dalam melakukan
sesuatu. Ketiga kebutuhan (Needs) itu adalah Needs of Achievement (N-ACH),
Needs of Affilation (N–AFF) dan Needs of Power (N–POW). Orang–
orang N–ACH adalah mereka yang mengejar prestasi, mereka
membutuhkan pengakuan dari orang sekitarnya. Orang–orang N–POW
baru merasa berhasil bila mereka memiliki kekuasaan atas segala
sesuatu. Berbeda dengan orang-orang N-AFF mereka baru merasa cukup
bila memiliki banyak relasi. Prestasi, kekuasaan dan teman. Itulah
kebutuhan yang selalu berusaha dipenuhi manusia. Namun hal itu
tidak berlaku bagi Rasul Paulus. Sebelum mengenal Kristus , ketiga kebutuhan yang
disebutkan tadi memang ada dalam hidupnya. Tetapi setelah mengenal Kristus.
Paulus menemukan kebutuhan hidup yang sesungguhnya. Dalam surat Galatia, Paulus
berkata “ Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan
kristus yang hidup di dalam aku “. Paulus memiliki kebutuhan hidupnya sendiri
yaitu N–GOD (Needs of God). Ketika dia memiliki Tuhan Yesus dalam
hidupnya, dia merasakan kecukupan dalam segala sesuatu. Paulus
mencari langsung pada sumbernya yaitu Kristus. Banyak orang yang sibuk mencari
cara untuk memenuhi kebutuhannya sampai–sampai mereka lupa pada sang sumber yang sejati. Apa lagi yang kita butuhkan, jika Kristus yang adalah sumber dari segala
sesuatu ada dalam hidup kita? Belajar dari teladan hidup Paulus, mari kita
mengarahkan hidup kita sepenuhnya kepada Kristus. Betapa banyak anak Tuhan yang
hidup tertekan karena gagal mengejar prestasi, gagal mendapat kekuasaan dan
ditinggalkan teman. Cukupkanlah dirimu dengan Kristus. Dialah
sumber dari damai sejahtera. Tidak perlu khawatir jika Kristus ada
dalam hidup kita.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More