Selasa, 16 Desember 2014

ARTIKEL ROHANI JANGAN MENABRAK BABI


 Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan DIA,
merekapun mendesak, supaya IA meninggalkan daerah mereka
(Matius 8:34)



Dalam tradisi masyarakat Wamena Papua, babi memiliki nilai yang sangat tinggi.
Harga per-ekor bisa mencapai 4-5 juta. Maka, satu peringatan saat berkendara di
Wamena adalah: Jangan sampai menabrak babi! Kalau menabrak babi sampai mati,
sopir bisa jatuh miskin, apalagi kalau yang ditabrak babi betina. Asal tahu saja, babi
betina dihargai 8 juta. Dengan asumsi, babi betina bisa melahirkan anak. Ini masih
harus dihitung jumlah putingnya. Seekor babi umumnya punya 10-20 puting. Satu
puting dihargai 1 juta. Paling parah adalah jika babi yang mati tertabrak itu betina,
berputing banyak dan hamil. Maka ganti rugi dihitung dengan menjumlah harga babi
plus jumlah puting ditambah jumlah janin yang bisa diketahui dengan lebih dahulu
membelah perutnya. Puluhan juta bisa langsung melayang. Konon, hukum ini harga
mati. Polisi pun tidak mampu menolong. Polisi hanya bisa berkata, Pokoknya jangan
menabrak babi di Wamena, bahaya buat isi kantong!”. Firman Tuhan diatas
menceritakan bagaimana Yesus mengusir setan-setan yang merasuki dua orang yang
datang dari pekuburan di daerah Gadara. Yesus memerintahkan setan-setan itu itu
masuk ke dalam kawanan babi yang sedang mencari makan tidak jauh dari situ.
Untung waktu itu lokasinya bukan di Wamena. Kalau tidak, Yesus sudah pasti diminta
ganti rugi yang bukan main besarnya karena setan-setan masuk ke dalam kawanan
babi itu, lalu terjun ke jurang dan mati. Namun, Alkitab menceritakan bahwa
setelah kejadian itu, seluruh kota lalu mendesak Yesus pergi. Yesus memang tidak
diminta ganti rugi, tapi Yesus di usir! Kehadiran Yesus dianggap merugikan. Babi
dianggap lebih berharga dari jiwa dua orang yang dilepaskan dari setan. Pernahkah
anda merasa kehadiran Yesus menyebabkan kerugian dalam hidup anda? Mungkin
kita pernah berpikir, gara-gara mengikut Yesus saya harus repot, harus taat, bahkan
setelah ikut Yesus uang tidak mengalir semudah dulu. Sadari bahwa, kedatangan-Nya
adalah untuk menyelamatkan hidup kita, dan kuasa penyertaan-Nya jauh lebih
berharga dari segala harta dunia yang fana. Tunggu dan buktikan sendiri kasih dan
keajaiban-Nya.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More