Rabu, 15 April 2015

ARTIKEL ROHANI KRISTEN YANG TERKEJUT


                    “Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh!
             Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan”
                                                 Wahyu 2:5



    Ketika Israel mulai berubah setia dengan mengikuti segala kekejian
bangsa-bangsa lain pada zaman raja Zedekia (2 TAW 36:21), maka
Tuhan berulang-ulang mengirim pesan melalui para utusan-Nya.
Tetapi mereka selalu mengejek nabi-nabi-Nya dan menghina
Firman-Nya. Ketika rumah Allah dibakar, tembok Yerusalem
dirobohkan dan orang-orang Israel diangkut menjadi budak di tanah
Babel, mereka baru sadar, betapa sangat berdosanya mereka
dimata Allah. Mereka sendiripun tidak tahan melihat kenajizan
mereka. Mereka tidak berpikir akan begini akhirnya, sangatlah
dalam mereka jatuh didalam perbuatan dosa mereka (RAT 1:8-9),
karena selama ini mereka memandang rendah teguran Firman Allah
yang disampaikan oleh para nabi. Hal yang sama juga
dinyatakan Roh kepada jemaat Efesus, “Sebab itu ingatlah betapa
dalamnya engkau jatuh!” Dimulai dari tidak mengasihi Allah seperti
semula, kemudian sedikit demi sedikit mulai meninggalkan apa yang
semula dilakukan, dan akhirnya tanpa mereka menyadarinya,
ternyata mereka telah jatuh begitu dalam. Perhatikan, ini
merupakan jerat iblis. Iblis selalu bekerja dengan cara mengikis,
yaitu sedikit demi sedikit. Ketika kita mulai berpikir, “Ah, itu khan
hanya dosa kecil saja!. Inilah pengikisan pertama, yaitu
mengaburkan hubungan kata dosa dan pelanggaran hukum Allah (1
YOH 4:4). Dan bila kita sampai tertipu dan melakukan dosa kecil itu,
maka iblis melanjutkan pengikisannya, yaitu mempengaruhi kita
untuk terus menambahkan porsi dosa kecil tsb sedikit demi sedikit.
Dan tanpa kita sadari sedikitpun maka dosa kecil itupun kemudian
menjadi sangat berdosa. Lihat Petrus. Diawali dengan dia
bermulut besar, kemudian diapun menjadi malas berdoa dan
berjaga-jaga, dan ahkirnya diapun menyangkal, mengutuk dan
bersumpah tidak mengenal Yesus (MAT 26:32,40, 74). Karena
itu, apabila iblis mulai berbisik, “Tidak apa-apa, ini hanya dosa kecil
saja”, jangan mau tertipu; supaya jangan kita terkejut dan berkata,
“Aku tidak berpikir kalau akhirnya begini, sangatlah dalam aku jatuh

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More