Senin, 20 April 2015

FIRMAN TUHAN HARI INI SENIN 20 APRIL 2015 KEJADIAN 28:10-22


SAAT BADAI DATANG
 
RHEMA APA YANG SAUDARA DAPAT DARI BACAAN DI ATAS:
1. ...................................................................................................
2. ..................................................................................................
Pengajaran:


Siapakah yang mampu menghalangi datangnya badai dalam hidup? Setiap orang tentu
mengharapkan hal-hal yang tenang, aman dan nyaman. Tetapi tak selamanya langit
itu akan terus menerus cerah. Terkadang ada sedikit mendung dengan rintik hujan,
dan sekali waktu tanpa kita sangka awan gelap akan menyelimuti langit dengan
disertai halilintar dan badai yang menakutkan. Seperti itulah kehidupan yang sedang
kita jalani. Terkadang ketenangan hidup kita akan sedikit terusik dan memasuki
awan gelap yang begitu menakutkan. Apa yang bisa kita lakukan saat ini?. Ketika
Tuhan mengijinkan badai hidup dan kegelapan menaungi kita, kepada siapa lagi kita
menaruh harapan? Pada saat kita hidup dalam ketenangan, mungkin banyak yang
bisa kita harapkan untuk menolong kita. Harta, jabatan, relasi, asuransi, atau
rekening bank mungkin telah mambuat kita merasa aman. Tetapi datangnya badai
hidup sekali waktu akan melenyapkan segala sesuatu yang selama ini menjadi
tempat kita bergantung. Pandangan kita akan menjadi kabur oleh gelapnya badai
hidup. Dan mungkin kita bertanya-tanya mengapa semua ini terjadi? Hanya satu
jawabannya! Supaya kita sadar bahwa hanya Tuhan Allah saja satu-satunya tempat
perlindungan dan bukan segala hal yang kita miliki di dunia ini. Lihatlah apa yang
dijanjikan Tuhan kepada kita! “Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan
melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau
kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap
melakukan apa yang Ku-janjikan kepadamu” (Kejadian 28:15). Ketika Yakub
mengalami kegelapan dalam hidupnya, di tempat itulah ia mengalami hadirat Allah
dan mendapat janji-janji-Nya. Yakub lari jauh dari rumahnya, ia ketakutan karena
dikejar orang Esau. Waktu ia berada di kegelapan Pniel, ia sadar bahwa di tempat
itu ia bertemu dengan Allah. Allah yang tidak pernah sedetikpun meninggalkan dia!
Jika badai hidup datang menyerang hidup kita, tetaplah percaya bahwa di sana kita
akan menemukan Allah yang setia itu.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More