Selasa, 20 Oktober 2015

FIRMAN TUHAN HARI INI SELASA 20 OKTOBER 2015 MENDIDIK ANAK-ANAK

ULANGAN 6:1-9, ULANGAN 11:18-21

RHEMA APA YANG SAUDARA DAPAT DARI BACAAN DI ATAS:
1. ...................................................................................................
2. ..................................................................................................
Pengajaran:





Seorang pria yang sudah lanjut usia, menjelang akhir hidupnya ia nampak
puas dan bahagia, karena setiap hari anaknya pasti datang untuk
menemaninya. Dalam hidupnya ia tidak pernah memiliki banyak harta,
bahkan uang tabungannya banyak dipakai untuk pengobatan dan
perawatan karena penyakit yang dideritanya. Dengan terbata-bata karena
tangannya melemah, ia berkata, “Akulah orang terkaya di dunia ini. Aku
tidak mempunyai banyak uang. Tapi, aku telah menginvestasikan semua
dalam pendidikan Kristen bagi anak-anakku. Perhatianku yang utama
adalah keluargaku. Inilah kekayaan yang sungguh berharga”. Memang
benar bahwa yang terpenting dalam hidup berkeluarga adalah mendidik
anak-anak pada jalan Tuhan. Musa dengan tegas berbicara kepada umat
Israel bahwa, adalah kewajiban orang tua mendidik dan mengajar anak
anak mereka. Mendidik dan mengajar anak-anak agar hidup sesuai Firman
Tuhan adalah tugas seumur hidup, yang dimulai pada pagi hari dan
berlangsung sepanjang hari. Inilah tugas yang harus dilaksanakan baik
dengan nasehat, didikan dan juga contoh. Suatu tugas yang dimulai di
dalam rumah yang kemudian berlanjut sepanjang perjalanan hidup.
Dalam hidup sekuler masa kini yang dirumitkan dengan persoalan hidup
dan pekerjaan sehari-hari, tugas ini kelihatannya berat dan besar sekali.
Meskipun demikian, tugas mendidik anak-anak ini tidak boleh diabaikan,
karena selain merupakan perintah Allah, pendidikan kepada anak-anak
yang hidup sesuai dengan Firman Tuhan pada hakekatnya adalah harta
yang tak ternilai yang diwariskan orang tua kepada keturunannya. Kelak
mereka akan hidup dengan penuh berkat dan dapat menjadi kebanggan
bagi orang tuanya. Gihon Community, Hari depan anak-anak kita
bukanlah tergantung pada harta yang kita kumpulkan, atau pendidikan
yang mereka tempuh, tetapi tergantung dari iman dan pengharapan
mereka kepada Allah. Inilah keuntungan setiap orang yang beriman kepada
Tuhan. Jadi, seperti dikatakan oleh Amsal 22:6 “Didiklah orang muda
menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak
akan menyimpang dari jalan itu”. Inilah harta warisan yang tidak ternilai,
yang perlu kita wariskan buat anak-anak kita.
 

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More