Minggu, 14 Februari 2016

ARTIKEL ROHANI BAHAYA MUSIK ROCK



    

BAHAYA MUSIK ROCK
1 TESALONIKA 5:21-21

Banyak orang, khususnya kaum muda yang menonjolkan betapa besarnya rasa cinta mereka terhadap musik rock. Mereka biasanya berpenampilan seperti artis yang beraliran musik rock. Misalnya dandanan yang urakan, rambut yang terurai panjang, memakai celana Levis yang robek-robek, ada bagian tubuh yang yang dihiasi dengan tato dan memakai anting-antong atau kalung dengan motif yang menyeramkan dan aneh. Entahkah hanya sekedar ikut trend atau karena alaan lain. Mungkin mereka tidak menyadari bahwa hal itu tidak berguna dan tidak membangun.      Ketika suatu survey diadakan tentang pendapat orang tentang musik rock, maka survey itu menghasilkan pendapat yang demikian: 86% responden menjawab bahwa pesan yang terkandung dalam aliran musik ini berkaitan dengan hal-hal yang berbau sexual, 85% mengandung pesan pemberontakan, 77% propanganda narkoba dan alkohol dan 60% lirik lagunya menyuarakan kemalasan. Musik rock juga mempunyai dampak yang buruk bagi para pendengarnya. Mereka yang mendengarkannya lama kelaman akan cenderung cepat marah atau susah mengendalikan emosinya, sering kebingungan, tidak dapat menerima dirinya dan berkhayal tinggi. Hal itu disebabkan karena otak kanan manusia berfungsi menyimpan segala jenis yang berhubungan dengan seni. Karena musik rock adalah aliran musik keras, maka orang yang mendengarkannya akan dipengaruhi oleh kerasnya lirik dan ritme musik rock. Dampak lain yang jarang disadari oleh pecinta musik rock adalah pengkultusan atau pemujaan bintang rock. Pengemar musik rock biasanya memuja rocker yang di idolakannya, sehingga cenderung meniru gaya hidup sang rocker, dan itu bisa menjadi tuhan atau berhala dalam hidup mereka.      Billy Graham mengemukakan pendapatnya tentang musik rock, “Kata-kata atau thema baik secara jelas ataupun tersirat dalam musik rock seringkali mendorong orang untuk melakukan hal-hal yang sesuai dengan thema lagu yang terkandung didalamnya. Beberapa lagu dengan terang-terangan mendorong orang untuk melakukan pemberontakan, seks bebas, pemakaian narkoba ataupun perbuatan amoral lainnya. Beberapa lagu kenyataannya mempunyai pengaruh setan yang kuat atau yang berbau gaib.   



   Ibils tahu bagaimana menggiring kaum muda ke neraka dengan melintasi jalur-jalur seni yang kelihatannya tidak berdosa. Oleh karena itu Paulus menasehatkan kita dalam 1 Tesalonika 5:21 yang berbunyi, “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.      Hallooo para orang tua dan pemimpin gereja, Masalah hobi dan trend yang mewarnai hidup kaum muda tidak dapat diabaikan begitu saja. Orang tua sebaiknya sejak dini mengawasi dan menerangkan kepada anak-anaknya tentang batasan-batasan yang harus mereka ketahui di dalam memilih hobi dan mengikuti trend. Karena pengaruh dunia sangat kuat dan berpotensi besar untuk menjerat hati mereka, sehingga mereka hidup dalam dosa. Hal itu tentu akan menjauhkan mereka dari Tuhan. Waspadalah......waspadalah!

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More