Jumat, 20 Mei 2016

ARTIKEL ROHANI YAKOBUS 1:19-27


UNTUK KITA


PENGERTIAN APA YANG SAUDARA DAPAT DARI BACAAN DI ATAS?

Pengajaran:

Seperti halnya cermin, maka firman TUHAN adalah pesan TUHAN untuk diri kita sendiri. Sayangnya yang terjadi tidak seperti itu. Jujur saja, pada saat kita mendengarkan firman TUHAN, selalu saja kita merasa Firman TUHAN itu untuk orang lain. Saat firman TUHAN berbicara soal kekudusan, pikiran kita langsung melayang pada si A yang sedang terkena skandal. Saat firman TUHAN berbicara soal kejujuran, pikiran kita langsung melayang pada si B yang ketahuan korupsi. Saat firman TUHAN berbicara soal setia beribadah, mata kita langsung melihat kursi kursi kosong dan siapa siapa yang tidak hadir dalam ibadah itu. Saat mendengar firman TUHAN, kita juga sering berkata “Ah sayang si C hadir dalam ibadah ini, tentu dia akan habis mendengar firman TUHAN ini”
     Kita selalu sibuk mengaitkan Firman TUHAN yang sedang kita dengar kepada orang lain. Kita lupa bahwa firman TUHAN itu sebenarnya secara khusus ditujukan untuk diri kita sendiri. Petiklah kebenaran dari gambaran sederhana ini, cermin selalu buat diri kita bukan buat orang lain.


0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More