Rabu, 21 September 2016

ARTIKEL ROHANI KRISTEN 21 SEPTEMBER 2016 SALURAN MUKJIZAT



YOHANES 6:1-5


RHEMA APA YANG SAUDARA DAPAT DARI BACAAN DI ATAS:
1.    ...................................................................................................
2.    ..................................................................................................

Pengajaran:

Kisah lima roti dan dua ikan tentu bukan yang sulit untuk diingat. Bisa dikatakan cerita mukjizat yang dibuat Tuhan YESUS ini masuk kedalam kategori “Best story”. Sejak dari sekolah minggu ,mungkin kita sudah mendengar kisah ini. Hari ini Saya ajak anda untuk mengupas kisah ini dengan seksama sehingga bisa benar-benar merenungkan dengan tuntas, pesan apa yang hendak TUHAN sampaikan kepada kita melalui mukjizat lima roti dua ikan ini?       Dalam mukjizat lima roti dua ikan, secara tidak langsung YESUS sebenarnya sedang melibatkan banyak orang untuk terjadinya sebuah mukjizat. YESUS melibat seorang anak kecil yang bersedia mengorbankan lima roti dan dua ikan yang dimilikinya. YESUS melibatkan Andreas yang membawa lima roti dua ikan itu kepada YESUS. YESUS melibatkan murid-murid yang lain agar mereka membagi-bagikan roti dan ikan,serta mengumpulkan kembali potongan-potongan sisanya. Dari hal ini kita melihat bahwa TUHAN kerap kali melibatkan kita dalam peristiwa mukjizat yang dibuat-NYA, sekalipun peran kita mungkin sangat kecil dan terbatas.      Peran anak kecil tersebut sangat kecil, ia hanya menyerahkan lima roti dan dua ikan yang dimilikinya. Peran Andreas juga kecil,karena ia hanya menjadi sekadar menjadi perantara saja. Peran murid-murid yang lain juga kecil,karena mereka hanya membagi dan mengumpulkan potongan sisanya. Meski kecil,tapi peran mereka semua berarti demi terjadinya mukjizat TUHAN. Inilah makna yang perlu kita tangkap melalui kisah tersebut. Gihon Community,jangan jadi orang Kristen yang hanya duduk diam tanpa berbuat apa-apa! Jadilah perpanjangan tangan mukjizat ALLAH. Bagikan Kasih dan kuasa ALLAH. Nyatakan mukjizat dan kebesaran ALLAH bagi dunia. Kita memang tidak bisa melakukan mukjizat dari diri kita sendiri,namun TUHAN bisa memakai kita menjadi saluran mukjizat-NYA. Ketika kita menjadi saluran berkat dan mukjizat TUHAN,maka dunia akan melihatnya dan mempermuliakan nama TUHAN. Apakah kita sudah menjadi saluran mukjizat TUHAN?.


0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More