Selasa, 29 Juli 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI SELASA 29 JULI 2014 KELUARAN 3:1-22


      DIA YANG MEMILIH, DIA YANG MELENGKAPI

Pertanyaan Renungan:

1. Apa yang dikatakan Allah kepada Musa? (@ 10)

2. Bagaimanakah jawaban Musa kepada Allah?
(@11)

3. Apa jawaban Allah untuk menguatkan Musa, bahwa ia dipilih TUHAN? (@ 14)

Pengajaran:



Allah memilih Musa untuk memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir. Meski Musa
memberi banyak alasan kepada Tuhan namun Tuhan tetap memilih Musa. Tuhan
memilih Musa bukan karena kecakapan, potensi atau keahlian yang dimiliki Musa tapi
berdasarkan keputusan-Nya. Setiap orang yang percaya kepada Yesus adalah
orang pilihan Tuhan. Kita harus sadar akan hal itu. Seringkali kita beralasan tidak
mampu, tidak layak, tidak pandai dsb. Kita berpikir bahwa alasan keterbatasan kita
akan membuat Allah “berubah pikiran”. Allah memilih kita bukan karena
apa yang kita miliki, tetapi semata-mata karena “kasih karunia-Nya”
. Kita harus sadar bahwa saat kita bersedia meresponi pilihan Allah, maka rencana
Allah akan bekerja didalam kita. Jangan kecewa jika kita harus menghadapi
tantangan dan goncangan dalam menjalani proses panggilan Tuhan. Jangan
menyalahkan Tuhan atas apa yang kita alami, karena tidak sesuai harapan kita.
Tuhan tahu hal yang terbaik atas hidup kita. Percayalah bahwa Allah menyertai kita,
karena DIA-lah yang memilih kita.

Minggu, 27 Juli 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI MINGGU 27 JULI 2014 MATIUS 5:13-16


     TERANGMU BERCAHAYA DIDEPAN ORANG LAIN

Pertanyaan Renungan:

1. Dengan apakah kita (anak - anak Tuhan) diumpamakan? (@13-14)

2. Mengapa kita diumpamakan seperti itu? (@13-16)

Pengajaran:


Setelah kita lahir baru, maka terang dan kuasa Tuhan pasti memenuhi dan melingkupi
hidup kita. Kita diberi misi untuk menggarami dunia yang telah menjadi tawar oleh
karena dosa. Sebagai anak-anak Tuhan yang diberi mandat untuk menjalankan misi
Tuhan yakni memenangkan banyak orang bagi kerajaan Allah, jangan sampai garam itu menjadi tawar. Maksudnya kehidupan Kristus yang ada dalam kita tidak bisa dirasakan
oleh orang lain yang ada disekitar kita, atau dengan kata lain hidup kita tidak
berdampak sama sekali. Kita adalah terang dunia. Dunia yang gelap akan diterangi oleh
anak-anak Tuhan yang bercahaya. Biarlah terang kita bercahaya didepan orang lain,
supaya mereka melihat perbuatan kita yang baik dan memuliakan Bapa di surga. Ingat!
Kita adalah garam dunia, bukan akan menjadi garam dunia. Kita adalah terang dunia,
bukan akan menjadi terang dunia. Syukuri jati diri kita dan laksanakan misi yang Tuhan
sudah percayakan buat kita

Sabtu, 26 Juli 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI SABTU 26 JULI 2014 MATIUS 10:5-8


      SALING MELENGKAPI DENGAN CUMA-CUMA

Pertanyaan Renungan:

1. Pesan apa yang Yesus sampaikan kepada ke 12 orang murid-Nya? (@5-6)

2. Apa yang harus kita beritakan? (@7)

3. Apa yang harus kita lakukan di ayat 8B? Apakah kita sudah melakukannya?

Pengajaran:


Setiap orang dikaruniakan potensi yang berbeda-beda. Tuhan menghendaki kita untuk
saling melengkapi dan saling menopang, bukan saling menjatuhkan. Apakah Tuhan
memasang harga untuk setiap karunia yang IA berikan? Tentu tidak! Semua karunia itu
diberikan dengan cuma-cuma agar dipakai untuk memberkati orang lain dan
memuliakan nama-Nya. Oleh karena itu, mulailah melakukan hal yang sederhana
kepada sesama. Setiap kemampuan yang kita bagikan tentunya tidak akan merugikan
diri kita sendiri, tetapi justru memberkati banyak orang. Gereja Tuhan saat ini wajib
membagikannya kepada gereja lain secara cuma-cuma lewat kegerakan yag mereka
lakukan maupun adanya kerjasama untuk saling menopang dengan tujuan akhir yaitu
memuliakan nama Tuhan. Ingat! semua yang kita renungkan hari ini adalah salah satu
perintah Allah.

Kamis, 24 Juli 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI KAMIS 24 JULI 2014 AMSAL 29:19; AMSAL 22:6


       GEREJA MENJADI TEMPAT MENTORING

Hafalkan:

1. Amsal 29:19: ”Dengan kata - kata saja seorang hamba tidak dapat diajari, sebab
walaupun ia mengerti, namun ia tidak mengindahkannya”

2. Amsal 22:6: ”Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada
masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu”

Pengajaran:


Mentoring beda dengan berkhotbah. Yang dibutuhkan dalam proses mentoring bukan
kita berbicara dan mengajarkan sesuatu kepada anak didik rohani. Mentoring adalah:
1. Duduk bareng
2. Mendengarkan
3. Memberikan empati, nasehat, waktu, tenaga dan pikiran
4. Menemani dalam memecahkan masalah dan memberikan jalan keluar
5. Membawa (bukan hanya mengajar) seseorang untuk mencapai potensi
maksimalnya dalam Tuhan
Sebelum kita mulai melakukan mentoring kepada seseorang, kita juga perlu memiliki
seorang mentor. Belajar dari kehidupan Yesus, sebagian besar waktu dan kegiatan Yesus
dihabiskan hanya untuk melakukan mentoring kepada 12 murid-Nya dan bukan
berkhotbah kepada ribuan orang.