Jumat, 28 Februari 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI JUMAT 28 FEBRUARI 2014 TETAP ANTUSIAS DALAM PENDERITAAN

Pertanyaan Renungan:
1.    Yesus datang untuk menebus kita dari dosa dan menjadikan kita rumah-Nya. Hal apakah yang harus dialami oleh Anak Manusia untuk proses membangun rumah Allah ? (ayat 22)

2.    Apa yang dikatakan Kristus tentang orang-orang yang mau mengikuti DIA? (ayat 24-25)

3.    Apa kata Yesus tentang orang yang membajak di ladang? (ayat 62)

Pengajaran:



Murid adalah orang-orang yang dipanggil untuk mengikuti gurunya dan melakukan apa yang gurunya lakukan (LUK 9:57-62). Sekarang ini, Kristus sibuk membangun rumah-Nya. Karena itu, kita pun dipanggil untuk mengikuti Dia dan membangun rumah-Nya (membajak ladang-Nya) (1KOR 3:9-15). Namun, bagi mereka yang dipanggil untuk membajak ladang (membangun rumah Allah), ada harga yang harus dibayar. Mereka harus menderita seperti gurunya. Mereka harus memikul salib dan menyangkal dirinya setiap hari. Mengapa? Sebab, jika seseorang tidak menyangkal diri dan memikul salib, ia tidak mungkin mengikut Yesus. Orang yang demikian pastilah mengikuti diri sendiri. Orang yang mengikuti diri sendiri adalah orang yang hidup dalam kedagingan (sibuk membangun urusan (rumah) sendiri, bukan rumah Tuhan). Orang yang hidup dalam kedagingan pasti akan menghasilkan perbuatan-perbuatan daging yang merusak rumah Tuhan (GAL 5:19-21).      Tetapi, seorang yang menyangkal diri dan memikul salib akan menghasilkan buah roh yang membangun rumah Tuhan (GAL 5:22-26). Apakah sdr benar-benar terpanggil oleh Kristus? Ataukah sdr hanya mau mengkuti Kristus supaya menjadi kaya, sukses dan hidup enak? Apabila sdr mundur dari mengikuti Yesus dan berhenti membangun rumah-Nya pada saat mendengar syarat-syarat penderitaan, maka sdr belum pernah dipanggil oleh Kristus. Panggilan Tuhan bukan lagi soal enak atau tidak enak tetapi tentang penyerahan hidup kepada rencana kekal-Nya yang luar biasa bagi kita (YER 29:11).
  

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More