Jumat, 17 Oktober 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI JUMAT 17 OKTOBER 2014 MAZMUR 25:1-22


  HIDUP YANG BERKENAN

Pertanyaan Renungan:

1. Apa bukti kerendahan hati Daud? (@4-5)

2. Apa upah orang yang takut akan Tuhan? (@ 12)

Pengajaran:


Apakah hidup yang berkenan kepada Allah itu? Hidup yang berkenan kepada Allah
adalah hidup didalam kebenaran, yaitu hidup dituntun oleh Firman Allah, karena
Firman-Nya adalah kebenaran (YOH 17:17). Dan dimana ada kebenaran di situ akan
tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketentraman
untuk selama-lamanya (YES 32:17). Inilah rencana Allah bagi umat manusia.
Pemazmur berkata kepada Tuhan, “Beritahukanlah jalan-jalan-MU kepadaku, ya
TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan
ajarlah aku”. Jalan kebenaran Tuhan tidaklah identik dengan tumpukan informasi
dan luasnya pengetahunan kognitif kita. Sebab jalan kebenaran Tuhan pada
hakekatnya menyangkut hubungan pribadi kita kepada Tuhan yang telah diubahkan
atau relasi yang ditransformasikan. Seseorang yang hidup dalam kebenaran Tuhan
seharusnya akan terlebih dahulu mengakui bahwa: “TUHAN itu baik dan benar; sebab
itu IA menujukkan jalan kepada orang yang sesat. IA membimbing orang-orang yang
rendah hati menurut hukum, dan IA mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang
rendah hati” (MAZ 25:8). Karena itu relasi antara umat manusia dengan Allah
sangatlah menentukan. Apa artinya kita mengetahui banyak hal tentang Allah tetapi
menjadi orang yang asing dan terbuang dari hadapan Allah. Apa artinya kita mampu
mengakses atau begitu fasih membuka ribuan akses informasi tentang Allah dan
karya-Nya, tetapi Allah berpaling dari kita karena segala dosa yang terus menumpuk
dan terpupuk didalam diri kita? Jalan kebenaran Tuhan hanya dinyatakan kepada
orang-orang yang rendah hati. Spiritualitas kerendahan hati itulah yang menjadi
pintu atau akses utama bagi karya keselamatan Allah. Mari kita berjalan didalam
kebenaran. Tanpa hidup dalam kebenaran mustahil kita mendapat perkenanan Allah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More