Kamis, 09 Oktober 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI KAMIS 9 OKTOBER 2014 1 TIMOTIUS 1:5-7, 2 PETRUS 3:16


    GURU-GURU BODOH

Pertanyaan Renungan:

1. Seperti apa ciri-ciri pengajar bodoh? (1TIM 1:7)

2. Apa yang akan terjadi dengan pengajar bodoh di atas? (2PET 3:16)

Pengajaran:


Selama masa pelayanan-Nya di dunia, Tuhan Yesus menyebut guru-guru tertentu
sebagai orang buta membimbing orang buta (MAT 15:14). Orang-orang yang mencoba
mengajarkan Firman Tuhan tanpa pembersihan dosa oleh kelahiran baru termasuk
kategori ini. Mereka memelintir beberapa kebenaran Alkitab menjadi apa yang
disebut sebagai “omongan yang sia-sia” atau “omong kosong” (@ 6). Guru-guru yang
belum lahir baru ini tidak tahu apa yang mereka katakan walaupun mereka
kelihatan menegaskan dan mengajarkannya dengan penuh keyakinan (@ 7).
Akibatnya mereka memelintir Alkitab dan membawa diri mereka kepada kebinasaan
kekal (2PET 3:16). Kita harus berhati-hati (selektif) terhadap buku-buku rohani
tentang nabi, penglihat, masa depan, penyembahan roh, penyembuhan dan topik
supranatural lainnya. Ini adalah pekerjaan guru yang oleh Tuhan dikatakan sebagai
orang bodoh yang tidak tahu apa-apa tentang kebenaran Tuhan. Pengajaran yang
terdapat dalam buku-buku tsb sangat berbahaya dan terbukti telah banyak
menghancurkan hidup orang-orang yang membacanya. Orang-orang Kristen
seharusnya belajar dari Alkitab, karena akan membangun kehidupan rohani yang
dapat dipertanggung jawabkan. Pertumbuhan rohani lewat mempelajari Alkitab
menghasilkan hati yang suci (@ 5). Yang dimaksud dengan kesucian disini adalah
membersihkan apa yang kotor. Hati yang bersih seperti ini membawa kasih ke dalam
persekutuan. Mempelajari Alkitab juga melatih hati nurani yang baik, suatu
kesadaran untuk membedakan yang benar dan yang salah (@ 5). Yang terakhir,
mempelajari Firman Tuhan dengan benar akan menghasilakan “iman tulus iklas”
yaitu suatu iman yang jujur, tidak munafik. Jadi ketika umat Tuhan mempelajari dan
mengajarkan Firman Tuhan, mereka terus bertumbuh semakin menyerupai Kristus

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More