Senin, 01 Juni 2015

FIRMAN TUHAN HARI INI SENIN 1 JUNI 2015 MAITUS 18:21-35


  PENGAMPUNAN
RHEMA APA YANG SAUDARA DAPAT DARI BACAAN DI ATAS:
1. ...................................................................................................
2. ..................................................................................................
Pengajaran:




Dalam melayani Yesus, Petrus tahu betul bahwa ketika ia ikut dalam pelayanan dan
menyampaikan kebenaran Yesus, ia akan berurusan dengan berbagai macam tipe
manusia. Tipe manusia ini berbeda-beda, dan tentunya hal itu akan menimbulkan
banyak gesekan atau perbedaan pendapat. Hal yang paling fatal adalah jika harus
berurusan dengan orang yang menyakiti hati, berbuat jahat atau melakukan hal yang
tidak menyenangkan. Jika dahulu sebagai seorang nelayan, Petrus bisa saja balik
melawan atau membalas mereka yang berbuat jahat kepadanya. Namun ketika
mengikuti Yesus, Petrus tahu bahwa bukan itu prosedurnya dalam menanggapi dan
menghadapi orang-orang yang berbuat salah kepadanya. Ketika Petrus berpikir
bahwa 7 kali adalah angka sabar untuk sebuah pengampunan, ternyata Yesus berkata
lebih, 70 x 7 kali. Angka yang dihasilkan adalah 490 kali. Dalam hal ini, bukan berarti
ketika sesama kita berbuat salah kepada kita untuk ke 491 kali maka kita wajib
membalas karena telah melebihi angka yang Yesus tetapkan. Maksud Yesus “70x7”
adalah kita terbatas jumlahnya untuk mengampuni sesama kita. Tuhan tahu
kapasitas kita sebagai manusia. Sebab itu Tuhan selalu mengajarkan kita untuk
sabar. Kalau kita harus marah, maka jangan sampai amarah itu membuat kita
berdosa dan merusak hati kita. Gihon Communitry, mengampuni perbuatan
seseorang yang melebihi batas memang sulit, kesabaran kita sebagai manusia
mungkin sudah tidak mampu bertahan. Tetapi kita punya Yesus. Ia akan membantu
kita menguasai emosi kita. Tetaplah berkomunikasi dan bersekutu dengan-Nya agar
apa yang kita lakukan terarah oleh pimpinan-Nya.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More