Senin, 08 Juni 2015

FIRMAN TUHAN HARI INI SENIN 8 JUNI 2015 DANIEL 3:14-18


  MASIH BANYAK MUJIZAT (2)

RHEMA APA YANG SAUDARA DAPAT DARI BACAAN DI ATAS:
1. ...................................................................................................
2. ..................................................................................................
Pengajaran:




Mujizat atau keajaiban dari Tuhan sampai sekarang masih terus terjadi. Ada kalanya
kita tidak atau belum melihat mujizat itu terjadi meskipun kita sudah
mempercayainya. Lalu bagaimana solusinya? Gihon Community, ketika kita sudah
percaya namun mujizat itu tidak nyata, maka kita perlu memperbesar kapasitas
iman kita. Yang terjadi adalah bukan tidak ada mujizat melainkan belum ada
mujizat. Kata tidak dan belum tentu saja merupakan dua pengertian yang berbeda.
Kata “tidak” menunjuk bahwa memang tidak ada mujizat. Tetapi kata “belum”
menunjuk bahwa sekarang belum ada mujizat, tapi nanti pasti akan terjadi. Dari
bacaan di atas tersirat bahwa Sadrakh, Mesakh dan Abednego sangat membutuhkan
mujizat. Bayangkan, didepan mata ada perapian besar, yang dalam waktu sekejap
mereka bertiga akan akan dilemparkan kedalamya. Mereka tidak lagi jadi sate tapi
jadi abu. Mereka sangat butuh mujizat untuk lepas dari dari murka Raja
Nebukadnezar. Namun mereka memilih untuk menyatakan iman. Bukan nekat, ini
bicara tentang kapasitas iman yang sangat besar. Sadrakh, Mesakh dan Abednego
telah melihat banyak perkara ajaib yang di alami oleh pendahulu-pendahulunya.
Karena itu mereka tidak kehilangan kekuatan untuk menyatakan iman mereka.
Dengan gagah mereka bertahan. Kalaupun tidak mujizat, mereka tidak akan
menyembah berhala orang Babel. Wow menarik!. Gihon Community, tatkala kita
memerlukan mujizat, namun kita belum melihat adanya tanda-tanda mujizat
digenapi, apakah kita akan berbelok arah? Tunggu dulu! Mungkin memang Allah
berkehendak agar kita memperbesar kapasitas iman kita dulu, baru mujizat itu
dinyatakan. Tetaplah memegang iman percaya kita kepada-Nya supaya mujizat itu
digenapkan dalam kehidupan kita sesuai waktu Tuhan bukan waktu kita.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More