Selasa, 25 November 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI SELASA 25 NOVEMBER 2014 MATIUS 25:14-30



TALENTA

Pertanyaan Renungan:

1. Dari cerita di atas kita melihat bahwa ketika seorang diberi kesempatan hidup di
dunia, Allah membekalinya dengan apa?

2. Berapa talenta yang diberikan kepada masing-masing orang, dan apa yang
menjadi dasar pemberian itu? (@ 15)

Pengajaran:


Ada sebuah terowongan di Segovia Spanyol yang dibangun pada tahun 109 M. Selama
18 abad terowongan air itu mengalirkan air segar dari pegunungan ke kota dan
memberi pengairan bagi hampir 60 generasi. Kemudian muncul generasi baru yang
memandang bahwa terowongan itu sudah usang karena sudah bekerja terlalu lama.
Mereka memutuskan membangun terowongan baru dari pipa besi dan menjadikan
terowongan lama sebagai peninggalan sejarah. Tidak lama kemudian terowongan
lama tsb mulai rusak. Sinar matahari dan hujan silih berganti membuat adukan
semennya retak-retak dan rapuh sehingga menyebabkan kehancuran. Sama halnya
dengan terowongan tsb, demikianlah jadinya kita, menjadi berkarat (tidak
maksimal) bila tidak mengunakan setiap talenta yang kita miliki. Tuhan memberikan
kita bakat (kemampuan) bukan untuk disimpan (diabaikan), tetapi harus diasah,
ditingkatkan dan digunakan untuk kesejahteraan diri sendiri dan orang lain. Jangan
sampai kita menjadi hamba yang malas yang mengubur talentanya di dalam tanah,
tanpa mengusahakan apa-apa. Kerena jika demikian, Tuhan sang empunya talenta
itu akan mengambilnya kembali dari hidup kita. Karena itu, aplikasikanlah
kemampuan dan bakat kita dimanapun kita berada seperti di rumah, di kantor, di
lingkungan masyarakat dsb. Gunakan semuanya untuk kemuliaan nama-Nya.
Sehingga bila saatnya tiba, Tuhan akan berkata kepada kita, “Baik sekali
perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam
perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang
besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More