Senin, 27 April 2015

FIRMAN TUHAN HARI INI SENIN 27 APRIL 2015 MAZMUR 37:21-26


   NEVER GIVE UP

RHEMA APA YANG SAUDARA DAPAT DARI BACAAN DI ATAS:
1. ...................................................................................................
2. ..................................................................................................

Pengajaran:



Serombongan orang begitu asyik melihat tupai-tupai berlompatan dari satu dahan ke
dahan yang lain disebuah taman. Salah seorang dari rombongan itu adalah seorang
pemuda penganguran yang tampak letih lesu karena gagal dalam bekerja. Mata
pemuda tsb terus menerus terarah pada seekor tupai yang tiba-tiba tidak bisa
meloncat melampaui sebatang dahan diatasnya. Dan benar juga, tupai itu terjatuh
dari dahan yang cukup tinggi ke tanah. Tupai itu terkapar di tanah. Lalu, apa yang
dilakukan kemudian? Tidak berapa lama, tupai segera bangkit dan mecoba melompat
naik dari satu dahan ke dahan lainnya dan berhasil. Melihat perilaku tupai tsb,
seorang bapak berkomentar. “Seumur hidup saya belum pernah melihat seekor tupai
yang putus asa karena terjatuh! Kata-kata itu cukup mengangetkan sang pemuda
penganguran yang letih lesu. Ia begitu tersentak, ia pun segera bangkit dan berusaha
kembali untuk bekerja, dan akhirnya berhasil. Perjalanan hidup itu tidak
selamanya mulus.
 Mungkin kita selalu mengharapkan akan terus berjalan di atas
aspal tanpa lubang atau tonjolan. Mungkinkah itu terjadi? Tidak!. Kita sudah pasti
akan menemui tonjolan-tonjolan jalan yang terkadang menghentikan langkah atau
menjatuhkan kita. Never give up. Ketika sebuah keadaan membuat kita terjatuh,
jangan menyerah. Cepatlah untuk bangkit, berusahalah kembali dan berhasil. Orang
yang bisa mencapai tujuan hidupnya adalah orang yang terus menerus berusaha
bangkit dari kejatuhan dan terus berlari. Bagi kita, Tuhan memberikan sebuah
harapan yang dapat terus kita pegang. Tuhan tidak pernah membiarkan kita jatuh
sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangan kita. Apa artinya? Hidup yang kita
jalani atau yang kita kerjakan setiap hari ibarat sebuah perjalanan. Ada tangan
Tuhan yang terus menerus menopang kita. Bukanlah ini sebuah jaminan bahwa
perjalanan kita aman? Kalimat “Apabila ia jatuh” setidaknya memberi kita
pengertian bahwa ada kalanya halangan-halangan hidup menggagalkan dan
menjatuhkan kita. Tetapi itu bukan menjadi alasan untuk kemudian putus asa dan
berhenti. Tuhan ingin kita segera bangkit, Tuhan ingin kita terus melanjutkan
perjalanan hidup bersama Dia. Bangkitlah dan terus lanjutkan segala usaha kita, dan
percayalah bahwa Tuhan telah menyediakan keberhasilan bagi orang yang tidak
pernah menyerah!

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More