Selasa, 30 Juli 2013

FIRMAN TUHAN HARI INI RABU 31 JULI 2013 HATI-HATI ORANG BENAR YANG BEBAL

MEMBACA, MERENUNGKAN DAN MELAKUKAN

Mazmur 11 : 1 – 4.

           Mungkin kita akan bertanya apakah bisa orang benar itu bebal? Ya bisa. Meskipun kita adalah orang - orang yang dibenarkan oleh kasih karunia Tuhan Yesus dengan tujuan yang khusus yakni menjadi lebih dari pemenang.
I.   



a.     Orang - orang yang berlindung dan berpengharapan kepada Tuhan Yesus Allah  kita tetap saja menjadi sasaran godaan / hasutan dan target dari si jahat alias musuh Tuhan  dan musuh kita.

b.     Si jahat selalu mengajak orang - orang yang berlindung pada Tuhan Yesus dengan hal - hal yang menggiurkan / instan “Ayo terbanglah ke gunung seperti burung”


II.  

a.     Perhatikan orang yang tulus hati saja tidak cukup menjamin arah langkahnya atau kata orang dunia orang tulus hati = orang lugu = orang polos yang tanpa tuntunan Roh Allah  tidak akan dapat bertindak dengan Hikmat Allah dan bijaksana.’’

b.     Terbukti orang yang tulus hati namun berada ditempat yang gelap atau tidak ada perlindungan atau pembentengan sebab tanpa tuntunan Roh Kudus / Roh Penolong / Roh Penghibur.

c.     Jika orang - orang benar tidak mau berubah dari segala kemunafikan dan kepalsuan diri sendiri maka sama saja orang benar menarik dirinya dari perlindungan dan pembentengan kekuatan kuasa-Nya.

d.    Kehadiran Tuhan Yesus dalam kehidupan kita masing - masing untuk melihat dan menyaksikan semua perbuatan - perbuatan kita artinya “Tuhan Yesus” tidak dapat ditipu atau dibohongi.


III. PERHATIKAN DAN REUNGKAN: Mazmur 11 : 5 – 7.

a.     Tuhan Yesus adalah Allah yang adil dan mencintai keadilan dan orang yang tulus hati karena tuntunan Roh Kudus akan memandang wajah-Nya.

b.     Tuhan Yesus menguji orang benar dan orang fasik dan membenci orang yang mencintai kekerasan.

c.     Tuhan Yesus Allah  kita menghancurkan orang fasik dengan arang berapi dan belerang.

Pertanyaan: Apakah kita yang telah dibenarkan rela untuk menghancurkan pengorbanan Yesus Tuhan  di kayu salib dengan tetap mempertahankan kemunafikan dan kepalsuan diri sendiri?

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More