Jumat, 29 Agustus 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI JUMAT 29 AGUSTUS 2014 YOHANES 5:1–18


   JANGAN MEMBATASI KUASA TUHAN

Pertanyaan Renungan:

1. Bagaimana caranya orang lumpuh membatasi kuasa Tuhan? (@ 6 – 8)

2. Apa kata Yesus kepada orang–orang yang berusaha membatasi kuasa Tuhan? (@
17) ?

Pengajaran:


Tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menolong kita. Kuasa Tuhan tidak
terbatas untuk menolong kita. Kekuatan Tuhan tidak lekang oleh waktu untuk
menopang hidup kita. Firman Tuhan tetap kekal selama–lamanya untuk mengadakan
mujizat. Lalu, mengapa kita tidak menyaksikan kuasa Tuhan yang itu terjadi atas
kita ? Jawabnya karena kita suka membatasi kuasa Tuhan dengan kepercayaan yang
salah bahwa kuasa Roh Kudus sudah berakhir ketika para rasul mati. Hal itulah yang
menghalangi kuasa Allah untuk bekerja. Dalam bacaan kita hari ini diceritakan
bahwa, orang lumpuh yang sedang berbaring di samping kolam dekat Pintu Gerbang
Domba berpikir, bahwa mujizat kesembuhan hanya terjadi pada orang yang pertama
kali masuk ke dalam kolam ketika malaikat menggoncang airnya. Itulah sebabnya
ketika Yesus bertanya kepada orang lumpuh itu. “Maukah engkau sembuh? Ia
menjawab, Tuhan tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu, apabila
airnya mulai bergoncang dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah
turun mendahului aku” Ketika Yesus berkata kepadanya, “Bangunlah, angkatlah
tilammu dan berjalanlah.“ (@ 8). Orang lumpuh itu mulai mempercayai kuasa Allah
yang tidak terbatas yang ada pada diri Yesus. Yohanes menulis, “Dan pada saat itu
juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan.“ (@ 9 ).
Mengapa orang lumpuh itu sembuh seketika? Karena Yesus berkata, “Tetapi IA
berkata kepada mereka: “Bapaku bekerja sampai sekarang, maka AKU-pun bekerja
juga. Oleh karena itu janganlah Anda membatasi kuasa Tuhan untuk bekerja. Bangkit dan alamilah mujizat Tuhan. Sebab IA selalu peduli dengan setiap kebutuhan
manusia

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More