Senin, 15 September 2014

FIRMAN TUHAN HARI INI SENIN 15 SEPTEMBER 2014 ROMA 8:1-17, AMSAL 16:32


  DIKUASAI SIAPA?

Pertanyaan Renungan:

1. Diumpamakan seperti apakah orang yang sabar dan
menguasai diri? (AMS 16:32)

2. Bagaimana caranya agar kita menjadi orang yang
sabar dan mengusai diri? (ROM 8:1-17)

Pengajaran:


Selama perang dunia ke II, Jerman memiliki taktik
perang yang sangat ditakuti yakni taktik Blitzkrieg
(perang kilat). Taktik Blitzkrieg mencakup pengerahan
pesawat terbang, tank dan artileri yang langsung
menerobos pertahanan musuh secara serentak. Taktik
ini ampuh, terbukti hanya dalam waktu dua tahun
Jerman berhasil menaklukkan Eropa. Merebut kota
hanya butuh beberapa hari, merebut negara sedikit
lebih lama, merebut beberapa negara membutuhkan
beberapa tahun. Tapi pengendalian diri membutuhkan
perjuangan setiap hari tanpa kenal lelah. Amsal berkata
bahwa, merebut kota itu jauh lebih mudah daripada
menguasai diri. Sesungguhnya, menguasai diri memang
bukan hal yang mudah. Tak sedikit dari kita yang gagal
menguasai diri. Apa kunci untuk bisa berhasil dalam
menguasai diri? Banyak orang berupaya dengan
kekuatannya seperti menahan diri maupun berpuasa.
Bukan berarti puasa tidak perlu, sebab puasa memang
bisa melatih diri kita untuk menaklukkan daging. Meski
demikian kunci utama untuk menang atas diri sendiri
adalah hidup menurut pimpinan Roh Kudus. Di saat kita
hidup dalam pimpinan Roh Kudus, maka bukan lagi keakuan,
kedagingan dan ego kita yang muncul tapi buah
Roh-lah yang muncul dalam hidup kita. Kita tidak
mungkin bisa menguasai diri selama kita terus
membiarkan daging yang mengendalikan hidup kita.
Lalu apa kiatnya? Izinkan Roh Kudus menguasai dan
berdaulat penuh atas hidup kita. Serahkan kedagingan,
ke-akuan dan ke-egoisan kita kepada-Nya. Ketika Roh
Kudus menguasai hidup kita, maka kita dimampukan
untuk menguasai diri kita sendiri.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More